michaelsonmelrose.com – Wamen Stella Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) menegaskan bahwa Sekolah Garuda akan terus menampung siswa dari keluarga kurang mampu, selama mereka menunjukkan prestasi. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan kesempatan pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Baca juga : Menteri Keuangan Kejar 200 Penunggak Pajak, Potensi Rp60 T”
Sekolah Garuda dirancang untuk melengkapi program Sekolah Rakyat. Institusi ini bertujuan mencetak generasi unggul yang kompetitif di tingkat global. Stella menjelaskan, “Sekolah Garuda berkomitmen memberikan akses kepada mereka yang paling berprestasi dari kalangan manapun, termasuk dari keluarga miskin.” Sekolah ini menerapkan sistem berasrama dengan fasilitas modern untuk mempercepat pembangunan SDM unggul dan memutus rantai kemiskinan.
Sekolah ini bertujuan mencetak generasi unggul yang mampu bersaing secara global dan masuk perguruan tinggi ternama. Berbeda dengan sekolah biasa, Sekolah Garuda berbasis asrama dengan fasilitas modern yang mendukung percepatan pengembangan sumber daya manusia berkualitas serta membantu memutus rantai kemiskinan.
Sekolah Garuda: Wujud Komitmen Pemerintah untuk Pendidikan Anak Berprestasi
Selain menerima siswa dari kalangan miskin, Sekolah Garuda juga membuka peluang bagi siswa dari keluarga menengah dan mampu. Sekolah menerapkan dua skema pembiayaan: 80 persen siswa mendapat beasiswa penuh, dan 20 persen sisanya membayar sendiri. “Siswa dari keluarga mampu tetap bisa sekolah di Sekolah Garuda tanpa beban pembiayaan negara,” jelas Stella.
Siswa yang berprestasi dari Sekolah Rakyat juga bisa melanjutkan pendidikan di Sekolah Garuda asalkan memenuhi kriteria. Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan empat Sekolah Garuda baru di NTT, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara yang akan beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027. Selain itu, terdapat 12 Sekolah Garuda transformasi yang sudah berjalan dan telah menyeleksi siswa berprestasi untuk mendapatkan beasiswa.
Perbedaan utama Sekolah Garuda bukan terletak pada kurikulum, melainkan pada metode pembelajaran yang lebih holistik. Sekolah ini mengusung tiga pilar utama: pemerataan akses pendidikan, pembentukan pemimpin bangsa, dan pengembangan prestasi akademik serta pengabdian masyarakat. “Pengabdian kepada masyarakat menjadi aspek penting dan pembeda Sekolah Garuda,” tambah Wamen Stella.
“Baca juga : Efek Kafein Di Sore Hari Bisa Ganggu Tidur Malam”
Kehadiran Sekolah Garuda diharapkan dapat menjawab kebutuhan pendidikan berkualitas bagi semua lapisan masyarakat dan mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan global. Program ini menunjukkan langkah konkret pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul dan inklusif.




Leave a Reply